Tampilkan postingan dengan label pesantenan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pesantenan. Tampilkan semua postingan

Kamis, 05 September 2013

RINGIN KEMBAR KADIPATEN PESANTENAN di KEMIRI PATI

Ringin Kembar Merupakan tradisi dalam lingkungan keraton dalam kebudayaan Jawa ada kepercayaan untuk selalu menanam terlebih dahulu pohon beringin yang biasanya berjumlah dua. Menurut kepercayaan penanaman beringin ini mempunyai filosofi untuk menjadi pengayom masyarakat sehingga kehidupan masyarakatnya ayem tentrem dan damai. Pemimpin yang baik adalah pemimpin yang bisa mengayomi masyarakat dari berbagai lapisan dan strata sosialnya. Hal inilah filosofi yang memang asli kebudayaan Nusantara di Indonesia. Menurut Pak Slamet “Juru Kunci” di Situs kraton Pesantenan di Kemiri , megatakan bahwa sekarang pemimpin tidak ada yang mampu menjadi pengayom masyarakat karena hal-hal seperti penanaman pohon beringin ini mereka mulai lupakan. Dua pohon beringin kembar yang ada di situs Kemiri ini usianya sekitaran 800-an tahun. Pohon ini berada ketika awal pembangunan Keraton Pesantenan sekitar abad XII-an.

Selasa, 14 September 2010

Sejarah Pati

SEJARAH SINGKAT KABUPATEN PATI
Sejarah yang terlacak di mulai dari akhir abad ke XIII sekitar tahun 1292 Masehi di Pulau Jawa vakum penguasa pemerintahan yang berwibawa. Kerajaan Padjadjaran di tanah Pasundan mulai runtuh, Kerajaan Singasari di sekitar kota Malang Jawa Timur surut, sedangkan pada waktu itu Kerajaan Majapahit di Trowulan Mojo kerto belum berdiri.
Terletak di pesisiri utara Pulau Jawa bagian Tengah sekitar timur Gunung Muria di daerah muncul penguasa yang mengangkat dirinya sebagai Adipati, wilayah kekuasaannya disebut kadipaten.
Ada dua penguasa lokal di wilayah itu yaitu. 1. Penguasa KADIPATEN PARANGGARUDA, Adipatinya bernama YUDHAPATI, wilayah kekuasaannya meliputi sungai Juwana ke selatan, sampai pegunungan Gamping Utara berbatasan dengan wilayah Kabupaten Grobogan(sekarang). Mempunyai putra bernama RADEN JASARI. 2. Penguasa Kadipaten CARANGSOKA, Adipatinya bernama: PUSPA ANDUNGJAYA, lokasi kratonnya di perkirakan di Majasemi ( Sekitar desa Karang Wage Kec Trangkil) wilayah kekuasaannya meliputi utara sungai Juwana sampai pantai Utara Jawa Tengah bagian timur. ADIPATI CARANGSOKA mempunyai seorang putri bernama RARA RAYUNGWULAN.
Kedua kadipaten inilah merupakan cikal bakal berdirinya kadipaten Pesantenan di desa Kemiri. Pada masa Adipati Tombronegoro terjadi pemindahan ibukota pemerintahan di pindah pada tanggal 7 Agustus 1323 dari desa Kemiri ke Desa Kaborongan namanya diubah menjadi Kadipaten Pati atau kabupaten Pati hingga saat ini.
Sumber: di olah dr berbagai sumber.

Sejarah Pati

SEJARAH SINGKAT KABUPATEN PATI
Sejarah yang terlacak di mulai dari akhir abad ke XIII sekitar tahun 1292 Masehi di Pulau Jawa vakum penguasa pemerintahan yang berwibawa. Kerajaan Padjadjaran di tanah Pasundan mulai runtuh, Kerajaan Singasari di sekitar kota Malang Jawa Timur surut, sedangkan pada waktu itu Kerajaan Majapahit di Trowulan Mojo kerto belum berdiri.
Terletak di pesisiri utara Pulau Jawa bagian Tengah sekitar timur Gunung Muria di daerah muncul penguasa yang mengangkat dirinya sebagai Adipati, wilayah kekuasaannya disebut kadipaten.
Ada dua penguasa lokal di wilayah itu yaitu. 1. Penguasa KADIPATEN PARANGGARUDA, Adipatinya bernama YUDHAPATI, wilayah kekuasaannya meliputi sungai Juwana ke selatan, sampai pegunungan Gamping Utara berbatasan dengan wilayah Kabupaten Grobogan(sekarang). Mempunyai putra bernama RADEN JASARI. 2. Penguasa Kadipaten CARANGSOKA, Adipatinya bernama: PUSPA ANDUNGJAYA, lokasi kratonnya di perkirakan di Majasemi ( Sekitar desa Karang Wage Kec Trangkil) wilayah kekuasaannya meliputi utara sungai Juwana sampai pantai Utara Jawa Tengah bagian timur. ADIPATI CARANGSOKA mempunyai seorang putri bernama RARA RAYUNGWULAN.
Kedua kadipaten inilah merupakan cikal bakal berdirinya kadipaten Pesantenan di desa Kemiri. Pada masa Adipati Tombronegoro terjadi pemindahan ibukota pemerintahan di pindah pada tanggal 7 Agustus 1323 dari desa Kemiri ke Desa Kaborongan namanya diubah menjadi Kadipaten Pati atau kabupaten Pati hingga saat ini.
Sumber: di olah dr berbagai sumber.

Minggu, 15 Agustus 2010

GAPURA


Bentuk bangunan yang berdiri kokoh di pinggir jalan ini terletahk di Jl. Belik Soka Kajar Trangkil Pati Jawa Tengah. gaya arsitekturnya di adopsi dari gapura yang pernah dibangun pada masa kerajaan/kadipaten Pesantenan Pati. Ada beberapa unsur yang harus ada dalam bangunan gapura antara lain, bangunan harus setangkep atau ada 2 bagian yang sala bersebelahan. Bentuk dan ukurannya sangat mirip dan warna cat yang menyolok.Kelengkapan lain dari sebuah bangunan gapura adalah tulisan atau informasi. Misalnya tentang nama jala, komplek perumahan, nama lokasi/geografi dan lainnya.
Besar manfaatnya keberadaan bangunan ini selain sebagi media informasi juga memiliki nilai estetika.