Kamis, 05 September 2013

RINGIN KEMBAR KADIPATEN PESANTENAN di KEMIRI PATI

Ringin Kembar Merupakan tradisi dalam lingkungan keraton dalam kebudayaan Jawa ada kepercayaan untuk selalu menanam terlebih dahulu pohon beringin yang biasanya berjumlah dua. Menurut kepercayaan penanaman beringin ini mempunyai filosofi untuk menjadi pengayom masyarakat sehingga kehidupan masyarakatnya ayem tentrem dan damai. Pemimpin yang baik adalah pemimpin yang bisa mengayomi masyarakat dari berbagai lapisan dan strata sosialnya. Hal inilah filosofi yang memang asli kebudayaan Nusantara di Indonesia. Menurut Pak Slamet “Juru Kunci” di Situs kraton Pesantenan di Kemiri , megatakan bahwa sekarang pemimpin tidak ada yang mampu menjadi pengayom masyarakat karena hal-hal seperti penanaman pohon beringin ini mereka mulai lupakan. Dua pohon beringin kembar yang ada di situs Kemiri ini usianya sekitaran 800-an tahun. Pohon ini berada ketika awal pembangunan Keraton Pesantenan sekitar abad XII-an.

Minggu, 25 Agustus 2013

GEMPOL BERAS MARGOTUWU PATI

Apabila melintas di jalan raya antara kota Juwana dan tayu, terletak dipinggir jalan sebelah kiri, disekitarnya ada pepohonan randu dan kresen. Terlihat bangunan sederhana dari bambu dan beratapkan daun rumbia, seorang wanita sedang berjualan GEMPOL.Dihidangkan dalam gelas kaca yang bersih, berisi 5 potong gempol , air santan , air gula merah dan sirup merah. hidangan ini sengaja di jual pada siang hari, di harapkan dapat menghilangkan dahaga para pelancong ,aupun petani yang selesai bekerja di sawah. Harga (6 Agt 2013)yang tawarkan tidak terlalu mahal, hanya Rp. 2.000,-

PERANG ANTARA PATI DENGAN MATARAM TAHUN 1627 M

PERANG ANTARA PATI DENGAN MATARAM tahun 1627 M Penguasa Mataram setelah Panembahan Senopati wafat pada tahun 1601 M, di ganti oleh putranya Mas Jolang atau Sultan Anyakrawati kelak terkenal sebutan Sultan Seda Krapyak. Kemudian setelah Sultan Anyakrawati meninggal di ganti oleh putranya yaitu Raden Mas Anyokrokusuma. Cucu Panembahan Senopati ini menjadi Raja Mataram sangat terkenal tahun 1613 – 1645 M. Penguasa di Kadipaten pati jiga mengalami perubahan. Setelah Adipati Pragola I wafat karena usia tua, kekuasaan diserahkan putranya yaitu Adipati Pragola II. Cucu Ki Ageng Penjawi ini memerintah Kadipaten Pati dengan arif bijaksana sehingga rakyatnya merasa aman sejahtera. Adipati Pragola II mempunyai istri bernama Raden Ajeng Tulak atau Ratu Mas Sekar yg merupakan Adik Sultan Agung. Adipati Pragola II adalah adik ipar Sultan Agung Anyokrokusuma yang sama-sama merupakan keturunan Prabu Brawijaya Raja Majapahit. Adipati Pragola II dalam nenjalankan roda pemerintahan di Kadipaten Pati mendapat dukungan penuh dari enam tumenggung. Ke enam tumenggung tersebut yaitu, Tumenggung Mangunjaya, Ki Kenduruan, Ramananggala, Tohpati, Sawunggaling, dan Sindurejo. Mereka telah bersumpah setia untuk membela buni Pati hingga titik darah penghabisan. Ketika Mataram sedang memusatkan perhatian menyusun kekuatan untuk menggempur daerah Surabaya, Adipati Pragola II berselisih dengan pembesar di Jepara. Perselisihan tersebut hingga memuncak dan sang Adipati Pragola mengirim ke enam Tumenggung ke Jepara untuk menyelesaikannya. Keesokan harinya dengan seribu prajurit tempat kediaman penguasa Jepara di porakporandakan hingga rata dengan tanah. Patih Jepara Ki Laksana marah atas peristiwa tersebut dan pergi melapor ke penguasa Mataram. Ki Laksana sampai di Mataram di terima oleh Tumenggung Endranata. Patih Ki Laksana melapor bahwa Adipati Pragola Pati akan memberontak Mataram. Pada pisowahan agung di kerajaan Mataram, yg bersamaan dengan hari raya, dihadiri oleh para punggawa kerajaan dan para pimpinan antara lain dari Bagelan, Grobogan, Kudus, Kalinyamat, Demak, dan Lasem. Satu-satunya yg tidak hadir adalah Adipati Pragola II dari Kadipaten Pati. Ketidak hadiran Adipati Pragola II dalam pisowahan karena alasan yg sama seperti Adipati Pragola I ayahnya,yang beranggapan bahwa Pati dan Mataram itu sedrajat. Mengetahui adik iparnya tidak hadir Sultan Agung marah besar dan menanyakan pada raden Purbaya,belum sempat menjawab sudah di dahului oleh Tumenggung Endranata, bahwa Adipati Pragola II akan memberontak Mataram, bahkan Adipati Pragola II sudah menginventasisasi berbagai senjata untuk menggulingkan Raja Mataram. Mendengar itu Sultan Agung murka dan beberapa hari kemudian memerintahkan untuk menggempur Pati. Persiapan dilakukan molai dari penunjukan para pimpinan, persenjataan, dan perbekalan selama perang. Sebagai Senapati Mataram untuk menyerang Pati ditunjuk Tumenggung Alap-alap. Akhirnya Sultan Agung memutuskan Pati di serbu. Pati diserbu dari tiga penjuru, yaitu arah timur, selatan dan barat. Ratusan ribu prajurit Mataram dikerahkan untuk menghancurkan Pati. Kadipaten Pati memang dianggap oleh Sultan Agung yg paling kuat karena satu-satunya wilayah yg belum terkalahkan. Pasukan dari arah timur dipimpin Adipati Martalaya yg membawahi kumpulan prajurit gabungan wilayah mancanegara. Kekuatan pasukan dari arah timur kurang lebih seratus ribu prajurit, pasukan ini mendirikan barak di sekitar Pakuwon Juana. Pasukan Mataram dari arah selatan dipimpin oleh Pangeran Madura yg membawahi ptajurit Kedu, Begalan dan Pamijen, pasukan ini mendirikan tenda-tenda perkemahan di kaki Gunung Kendeng sekitar daerah Cengkalsewu sebelah selatan Pati. Pasukan dari arah barat dipimpin oleh Pangeran Sumedang yg membawahi pasikan khusus berkuda,pasukan ini mendirikan barak di sekitar wilayah Matraman Margorejo sebelah barat Pati. Adipati Pragola II mengetagui wilayah Pati sudah di kepung rapat oleh pasukan musuh.,ia tetap tegar dan tidak akan mundur selangkah pun. Apalagi seluruh rakyat Pati mendukung untuk mempertahankan kedaulatan rakyat Pati hingga titik darah penghabisan. Semua prajurit Kadipaten Pati sudah siap siaga menempati pos-pos pertahanan yg sudah ditentukan. Para punggawa Kadipaten Pati juga tidak tinggal diam, mereka memimpin laskar andalan yg terdiri dari prajurit-prajurit terlatih. Ketika Bende Kyai Becak berbunyi memberi tenggara maju pasukan Mataram dari berbagai penjuru molai serentak menyerbu Pati. Saat itu juga prajurit Pati menghadang dengan beraninya sehingga terjadi peperangan yg seru. Prajurit Pati yg dipimpin oleh Tumenggung Kenduran menghadang musuh dari arah selatan, korban dari kedua belah pihak saling berjatuhan, prajurit yg dipimpin Tumenggung Mangunjaya dan Tumenggung Tohpati menghadang musuh dari arah timur. Adipati Pragola II memimpin langsung prajurit menghadang musuh yg masuk dari arah barat. Tumenggung Sindurejo dan Tumenggung Sawunggaling ikut berperang di sisi sebelah barat. Dalam pertarungan Adipati Pragola II terluka namun ia tetap melanjutkan pertempuran,lawan yg menghadang diterjang,yg lari diburu, dalam pengejaran musuh di sekitar sumber mata air sani, tiba-tiba kuda sang Adipati mendadak berhenti tidak mau berlari. Adipati Pragola II luka parah dan akhirnya wafat pada hari Jum’at Wage tanggal 4 Oktober 1627 M. Adipati Pragola II rela berkorban hingga titik darah penghabisan, Adipati gugur di medan perang untuk mempertahankan wilayah dan kedaulatan negeri Pati. Namanya harun dikenang dan diagungkan oleh masyarakat Pati. Adipati Pragola II dimakamkan di Dukuh Sani Desa Tamansari Kecamatan Tlogowungu Kabupaten Pati. Sumber: babat kutho Pati,critane simbah,buyut,canggah

DO'A SYAFAAT KEBAKTIAN KRISTIANI

DOA SYAFAAT KEBAKTIAN LINGKUNGAN
Ya Tuhan Allah Bapa Kami yang bertahta didalam kerajaan surge, Terima kasih untuk hari yang indah, yang Engkau karuniakan kepada kami. Betapa bahagianya hati kami mengetahui, bahwa hari ini kami masih diberikan nafas kehidupan dan mengagumi alam ciptaanMu, serta berkarya di dunia ini. Ya Tuhan Allah Bapa Kami, Bersama dengan jemaatmu yang hadir pada kebaktian ini, Kami berdoa untuk Bangsa dan Negara kami Indonesia, Kami berdoa bagi Presiden, beserta jajaran kabinetnya, sampai kepala-kepala daerah yang sedang memimpin saat ini . Berkati dan pimpinlah mereka sesuai dengan tugas dan fungsinya, sehingga mereka bisa memimpin dengan adil dan benar yang akan membuat rakyat hidup damai, aman dan makmur. Allah, Bapa yang penuh kasih setia, Kami bersyukur kepadaMu atas bimbingan dan kasihMu Berkati dan pimpinlah masing-masing rumah tangga kristiani yang ada. Semoga kebahagiaan ,kemakmuran dan kedamaian senantiasa hadir dalam keluarga kami sekarang dan nanti. Sehingga keluarga Kristiani yang bahagia ini, dapat menjadi suri tauladan dan menjadi terang dan garam dunia di tiap-tiap lokasi dimana mereka tinggal. Tolong berkati dan sertai anak-anak yatim piatu, janda- duda, orang tua lanjut usia, orang-orang yang bermasalah dengan hukum atau terpenjara, serta sesama kami yang memiliki fisik dan psikis yang kurang sempurna atau terganggu jiwanya, semoga mereka juga memperoleh kehidupan yang layak dan kebahagiaan seperti lainnya. Berkati mereka yang sedang sakit, mengalami kesusahan, kekecewaan, kegagalan, dan lain-lain.dengan penyertaan Tuhan agar hidupnya diubah dan dipulihkan. Berkati mereka yang sedang menganggur dan membutuhkan pekerjaan yang layak. Berkati sesama kami, yang sedang dilanda musibah, bencana, dan kemiskinan agar ada pemulihan dalam hidup mereka. Berkati juga mereka yang sedang membutuhkan pasangan hidup sehingga Tuhan berikan yang sepadan dan bisa membangun rumah Tuhan dengan masa depan cerah. Demikian juga mereka yang sedang dalam proses perceraian ataupun terjadi perselisihan antara suami dengan istri , agar Tuhan bisa kembali mempersatukan mereka dengan kasih. Berkati anak-anak kami yang saat ini pada masa pertumbuhan , sedang sekolah dari Play Grup hingga perguruan tinggi, Ooo…Tuhan tolong sertai dan bimbing mereka agar selalu memperoleh roh hikmat dan kepandaian, sehingga kelak mereka bisa berhasil dalam kehidupannya. Selain itu kami juga berdoa untuk anak-anak muda yang sedang krisis identitas dan sedang mencari jati diri, terlibat pergaulan bebas, godaan roh-roh jahat bahkan minuman keras, narkoba ,sabu-sabu, perjudian Tolong dan berkati mereka agar hidup mereka dipulihkan melalui pertobatan dan kembali ke jalan yang benar. Allah Bapa Kami yang kami kenal melalui Yesus Kristus, Berkati dan pimpinlah para pendeta-vikaris, penginjil, penatua- diakon- guru sekolah minggu-pekerja harian gereja serta pihak-pihak yang bekerja di Ladang Tuhan .Tolong berkati dan sertai tugas pelayanan mereka dari kota hingga pelosok negeri ini, dari negeri kami hingga ke seluruh pelosok dunia.. Dengan membawa kabar baik, berita keselamatan, dan pemulihan bagi mereka , banyak jiwa-jiwa sesat yang terselamatkan, dan dunia ini dipenuhi oleh suka cita akan cinta kasih melalui pengajaran Injil Mu. Demikian doa syafaat kami pada saat ini, selanjutnya bersama-sama jemaatMu yang hadir dalam kebaktian ini akan menyampaikan DOA BAPA KAMI , sebagai berikut : Bapa kami yang di surga, …………..( Amin)

Senin, 19 Agustus 2013

FALSAFAH GESANG TIYANG JAWI

FALSAFAH GESANG TIYANG JAWI 1. AJA ADIGANG, ADIGUNG, ADIGUNA Jangan sok kuasa, sok besar, sok sakti. 2. MEMAYU HAYUNING BAWANA, AMBRASTA DUR HANGKARA Manusia hidup di dunia harus mengusahakan keselamatan, kebahagiaan dan kesejahteraan; serta memberantas sifat angkara murka, serakah dan tamak. 3. SURA DIRA JAYA JAYANINGRAT, LEBUR DENING PANGASTUTI segala sifat keras hati, picik, angkara murka, hanya bisa dikalahkan dengan sikap bijak, lembut hati dan sabar. 4. NGLURUK TANPA BALA, MENANG TANPA NGASORAKE, SEKTI TANPA AJI-AJI, SUGIH TANPA BANDHA Berjuang tanpa perlu membawa massa. Menang tanpa merendahkan atau mempermalukan. Berwibawa tanpa mengandalkan kekuasaan, kekuatan,kekayaan atau keturunan. Kaya tanpa didasari kebendaan. 5. DATAN SERIK LAMUN KETAMAN, DATAN SUSAH LAMUN KELANGAN Jangan gampang sakit hati manakala musibah menimpa diri. Jangan sedih manakala kehilangan sesuatu. 6. AJA GUMUNAN, AJA GETUNAN, AJA KAGETAN, AJA ALEMAN Jangan mudah terheran-heran. Jangan mudah menyesal. Jangan mudah terkejut-kejut. Jangan mudah ngambeg, jangan manja. 7. AJA KETUNGKUL MARANG KALUNGGUHAN, KADONYAN LAN KEMAREMAN Janganlah terobsesi atau terkungkung oleh keinginan untuk memperoleh kedudukan, kebendaan dan kepuasan duniawi. 8. AJA KUMINTER MUNDAK KEBLINGER, AJA CIDRA MUNDAK CILAKA Jangan merasa paling pandai agar tidak salah arah. Jangan suka berbuat curang agar tidak celaka. 9. AJA MILIK BARANG KANG MELOK, AJA MANGRO MUNDAK KENDO Jangan tergiur oleh hal-hal yang tampak mewah, cantik, indah; Jangan berfikir mendua agar tidak kendor niat dan kendor semangat. 10. URIP IKU URUP Hidup itu Nyala, Hidup itu hendaknya memberi manfaat bagi orang lain disekitar kita, semakin besar manfaat yang bisa kita berikan tentu akan lebih baik.

Rabu, 14 Agustus 2013

Kembang TEMBELEKAN Pink sungguh menawan namun bau banget

Sungguh menawan jenis bunga yang satu ini, memiliki bentuk bunga yang kecil-kecil dan warna yang indah. Namun jangan terlalu dekat jika ingin menikmati keindahan bunga ini, Kenapa? Bunga yang di juluki dengan nama kembang tembelekan , akan mengeluarkan aroma yang khas dan kurang sedap bila terhirup oleh hidung. Bau yang di keluarkan oleh enzim dari kelopaknya menyerupai (maaf") kotoran ayam yang masih hangat-hangatnya. Selain mudah di budidayakan tanaman ini juga mampu untuk mengusir beberapa jenis hama tanaman, misalnya hampangau/walang sangit.